
Pameran dan Pagelaran Seni Budaya di SMAN 1 Terusan Nunyai, Wadah Kreativitas dan Apresiasi Seni Siswa
smansateruna.sch.id, SMAN 1 Terusan Nunyai menggelar Pameran dan Pagelaran Seni Budaya pada 10–11 Februari 2026 yang bertempat di GSG (Gedung Serba Guna) SMAN 1 Terusan Nunyai sebagai bagian dari proyek mata pelajaran Seni Budaya. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas X, XI, dan XII dengan menampilkan berbagai karya dan pertunjukan seni.
Kelas X menampilkan pagelaran seni tari yang dipersiapkan selama kurang lebih satu bulan. Para penari mengaku merasa deg-degan, namun tetap antusias dan bahagia karena dapat tampil bersama teman sekelas. Salah satu tarian yang ditampilkan berjudul Laskar Tani, yaitu tarian adat Jawa Tengah yang menceritakan kehidupan para petani.
Sementara itu, kelas XI mengadakan pameran seni rupa berupa karya ornamen, stilasi, dan nirmana dwimatra. Proses pembuatan nirmana dan stilasi masing-masing memerlukan waktu sekitar satu minggu dengan biaya pembuatan yang lumayan dan menggunakan alat seperti pensil, spidol, penghapus, penggaris, karton, dan pena gambar dengan mengambil referensi dari berbagai sumber.
Adapun kelas XII memamerkan karya makramé, nirmana, karya 3D berbahan cotton bud, dan batik ikat. Pembuatan nirmana 3D memerlukan waktu sekitar dua minggu hingga hampir satu bulan dengan kesulitan pada proses menusukkan cotton bud ke styrofoam. Karya dibuat berdasarkan referensi media digital dan ekspresi diri, dan ke depannya lebih banyak dipajang atau dikumpulkan oleh guru.
Kegiatan pameran dan pagelaran berlangsung dengan suasana meriah dan tertib. Area GSG dipenuhi karya seni yang tertata rapi dengan latar kain hias, sementara para siswa tampak antusias menyaksikan pertunjukan dan mengapresiasi karya teman-temannya. Guru dan wali murid yang hadir turut memberikan dukungan serta apresiasi terhadap kreativitas siswa.
Pagelaran Pentas Seni secara resmi dibuka oleh Kepala SMAN 1 Terusan Nunyai Dra. Ratnawati, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan kreativitas, mengembangkan bakat seni, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan apresiasi terhadap seni dan budaya. "Alhamdulillah seni tari menjadi bagian penting yang mampu mendongkrak prestasi sekolah hingga kekancah panggung internasional, sehingga melalui kegiatan ini akan lahir siswa dan siswi berbakat dibidang seni tari yang juga sebagai wadah pelestarian budaya bangsa Indonesia dari Lampung Tengah," ujar Ratnawati.
Salah satu wali murid yang hadir Emy mengaku senang bisa mendapat kesempatan melihat langsung pagelaran pentas seni disekolah tempat anaknya mencari ilmu. "Kami sangat menikmati kegiatan ini, yang memberikan pengalaman positif bagi siswa karena dapat mengenalkan berbagai tarian dari adat dan daerah yang berbeda, serta menjadi wadah bagi anak untuk berani tampil dan berkreasi," ungkapnya.
Sementara itu, Linda Selaku Guru Pembimbing Seni Budaya mengutarakan Pentas Seni ini menjadi ajang menarik untuk kreatifitas siswa dalam kemampuan bakat dan minat dibidang seni, dalam tampilan-tampilan kreasi seni tari yang mampu memukau mata pengunjung. "Kegiatan ini bertujuan sebagai proyek pembelajaran untuk melatih kreativitas, menumbuhkan kepekaan estetika, serta memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang pagelaran dan pameran seni," pungkasnya.
(KRH)

