
Masuk dalam Program 140 Sekolah Model, SMAN 1 Terusan Nunyai diundang Pelatihan Nasional
Smansateruna.sch.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMAN 1 Terusan Nunyai, Lampung Tengah (Lamteng) di kancah nasional. Berdasarkan hasil evaluasi Rapor Pendidikan yang menunjukkan capaian impresif pada kompetensi literasi dan numerasi, sekolah ini resmi ditunjuk sebagai salah satu dari 140 Sekolah Model dalam ajang pelatihan nasional yang digelar di Hotel Atria Gading Serpong.
Kegiatan bergengsi ini diikuti oleh perwakilan SMA terbaik dari seluruh Indonesia, baik negeri maupun swasta. Dari Provinsi Lampung sendiri, tercatat hanya lima sekolah yang terpilih yakni SMAN 1 Terusan Nunyai, SMAN 2 Kalianda, SMAN 2 Bandar Lampung, SMAN 1 Bangun Rejo dan SMAN 1 Pesisir Tengah. Penunjukan ini menegaskan posisi SMAN 1 Terusan Nunyai sebagai sekolah rujukan yang berhasil melampaui standar nasional dalam asesmen kompetensi minimum. Di dasbor Rapor Pendidikan SMAN 1 Teruna berada di zona hijau (di atas rata-rata nasional).
Kepala SMAN 1 Terusan Nunyai, Dra. Ratnawati, M.Pd., hadir langsung mengikuti agenda intensif yang berlangsung sejak Kamis hingga Minggu (5-8/3 2026). Program Sekolah Model ini sendiri merupakan inisiasi strategis Kemendikdasmen untuk menciptakan ekosistem belajar yang berfokus pada kualitas hasil belajar siswa, bukan sekadar administratif.
Fokusnya adalah pada Growth Mindset dan digitalisasi sekolah. Serta Implementasi pembelajaran mendalam, koding, dan kecerdasan artifisial. Meski agenda pelatihan dilaksanakan bertepatan dengan suasana khidmat bulan suci Ramadan, Ratnawati menuturkan bahwa semangat para peserta tetap membara. " Capaian masuk di 140 Sekolah Model ini menjadi energi positif agar SMAN Terusan Nunyai lebih berpacu untuk maju meningkatkan mutu dan kwalitas pendidikan di semua lini.Kami bersyukur dan bangga bisa berada diposisi ini, dan sangat apresiasi meskipun pelaksanaan kegiatan di bulan Ramadan namun tetap sangat padat seperti hari biasa. Seluruh peserta sangat antusias mengikuti setiap sesi materi," jelas Ratnawati saat ditemui di ruang kerjanya Senin (9/3/2026).
Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan penuh inspirasi. Ilmu yang didapat dari Serpong ini nantinya akan segera diimplementasikan untuk memperkuat strategi pembelajaran di tahun ajaran baru, mulai Juli tahun 2026 ini. Keberhasilan SMAN 1 Terusan Nunyai masuk dalam jajaran 140 sekolah ini membuktikan bahwa budaya literasi dan numerasi di sekolah ini telah berjalan dengan sangat efektif dan berdampak langsung pada kemampuan bernalar siswa. Dengan predikat baru ini, SMANSA Teruna diharapkan menjadi lokomotif perubahan bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Lampung Tengah dalam meningkatkan mutu pendidikan berbasis data.
(Rzk)

