Smartboard Bantuan Presiden Prabowo Jadi Rebutan Guru SMAN 1 Terusan Nunyai

Berita SMAN 1 Terusan Nunyai
img
img
Admin 06 Mei 2026

Smartboard Bantuan Presiden Prabowo Jadi Rebutan Guru SMAN 1 Terusan Nunyai

Lampung Tengah, smansateruna.sch.id — Angin segar digitalisasi pendidikan benar-benar dirasakan oleh warga SMA Negeri 1 Terusan Nunyai, Lampung Tengah (Lamteng) sejak datangnya 2 Smartboard  pemberian Presiden RI Prabowo Subianto sebagai wujud kepedulian kepada dunia pendidikan. Secara teknis lebih tepat disebut sebagai Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID). Perangkat ini didesain untuk kolaborasi layar sentuh. Kehadiran  PID mengubah wajah ruang belajar menjadi lebih modern dan interaktif.

Meski terletak di wilayah ujung Lamteng, gairah para guru dan siswa dalam mengadopsi teknologi ini membuktikan bahwa semangat literasi digital tidak mengenal batas geografis. Smartboard dilengkapi dengan sistem operasi dan koneksi internet, sehingga bisa menjalankan aplikasi layaknya smartphone atau komputer.


Sejak akhir November 2025 lalu, dua unit canggih tersebut  bertengger di titik strategis sekolah, yakni di ruang auditorium lantai 2 dan ruang aula lantai 3 gedung utama. Keberadaan perangkat ini memicu antusiasme luar biasa dari para pengajar.

Dengan jumlah guru yang mencapai hampir 80 orang, rebutan jadwal atau antrian penggunaan pun tak terhindarkan. Para guru, yang salah satunya Devy rela bergantian demi menyajikan materi pembelajaran berbasis visual yang lebih menarik bagi siswa. “Saya sedang antri mau memakai PID untuk pembelajaran bahasa Indonesia” ujar Devy yang tampak masih duduk menunggu giliran menggunakan smartboard di ruang lantai 2 pada Rabu (22/4/2026) lalu.

Tak hanya guru, para siswa pun merasakan sensasi belajar yang berbeda. Selain digunakan sebagai media presentasi, PID menjadi sarana visualisasi materi yang hidup. Keseruan bertambah saat akhir pelajaran atau momen tertentu, saat para siswa memanfaatkan layar jernih tersebut untuk berswafoto bersama.


Kepala SMAN 1 Terusan Nunyai, Dra. Ratnawati, M.Pd., menyatakan dukungan penuhnya terhadap fenomena positif ini. Namun, beliau juga memberikan catatan tegas mengenai pemeliharaan fasilitas negara tersebut. "Saya sangat mendukung antusiasme dewan guru dalam menggunakan PID ini untuk KBM. Namun, saya tegaskan, setiap bantuan yang diberikan harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.  Memakai perangkat, lanjut ia berarti harus siap merawat agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," ujar Dra. Ratnawati saat memantau penggunaan perangkat.

Transformasi digital ini menjadi bukti nyata bahwa bantuan pemerintah yang tepat sasaran, jika dikelola dengan semangat tinggi seperti di SMAN 1 Terusan Nunyai, mampu meningkatkan kualitas pengalaman belajar siswa di setiap sudut nusantara.


(Rzk)